Friday, June 5, 2009

KENYATAAN RINDU KEJUJURAN


Apakah pepohonan pernah bertanya tentang dirinya?
ataukah pepasiran bertanya mengapa mereka terhampar?
Ketika hati mulai terusik
Mungkin itu pertanda kenyataan merindukan peraduannya
tidur dalam kesenyapan tanpa tanya
karena semua menyapa dengan ramah tanpa dusta

Wednesday, June 3, 2009

Pencemburu


Cemburu itu tidak buta
karena kebutaan melewatkan cahaya dian
yang kecil tapi menerangi kelam
Kalau engkau jalan bertiga
Aku tau engkau sedang bersenda

Tetapi kalau jarak kalian hanya seruak bisikan
Maka mataku pasti tidak salah memicing
Pandangan di matamu tidak pernah berdusta
Sementara aku bertanya
Di mana tempatku di seruak ceritamu tadi

Aku terpaku melihat kalian tak berhenti terkesima
karena senyum itu telah berubah menjadi darah
di setiap ujung syaraf mimpi di pikiranmu
Aku tau engkau tengah menikmati lenguhannya

Adakah kata katamu menjadi magi bagi matanya?
Atau senyummu tiba tiba menjadi bahasa madu?

Aku heran kalau kalian tak sempat bernafas
sementara udara sekitar begitu panas
oleh bara api di dadaku
Jendela yang telah kubuka tak akan lagi kututup
kalau pandanganmu tak berpaling dari tengkuknya

Aku si pencemburu
tetapi engkau adalah pemburu
yang tak memberi tempat di hatiku yang membiru
lebam..resah...marah
dan aku tiada lagi mau berkata kata..

Ketika hujan datang terburu buru
dan kesannya tak juga berhenti mewarnai hari
aku tepekur menunggu malam
kalau kalau sang air berhenti menghujam
dan membawa kesejukan lelapku